Dewan Riset Daerah (DRD) Provinsi Bengkulu berkunjung ke Sekretariat Dewan Riset Nasional (DRN) pada Selasa, 22 Juli 2013; yang dipimpin oleh Ir. Bandi Hermawan, MSc, PhD - Ketua DRD Prov Bengkulu dan Nurdin Gultom SE- Wakil Sekretaris II DRD Provinsi Bengkulu. Kunjungan tersebut diterima Dr. Ir. Iding Chaidir MSc selaku Sekretaris DRN dan Ir. Hartaya MT, Staf Profesional DRN.

Dalam kunjungan tersebut , Ketua DRD Bengkulu memperkenalkan  DRD Bengkulu periode 2013-2017 yang ditetapkan oleh Gubernur bengkulu melalui Keputusan Nomor P.81.XXXII Tahun 2013, tanggal 25 Februari 2013. DRD Bengkulu terdiri dari tujuh Komisi bertugas  memberikan masukan ke Gubernur, baik dengan mekanisme top down (permintaan masukan oleh Gubernur ) dan bottom up (isu yg berkembang disampaikan ke Gubernur). Kunjungan ini, juga untuk mengetahui agenda DRN yang terkait dengan DRD, agar DRD dapat menyesuaikan agenda kegiatannya.  Disampaikan juga bahwa pembiayaan DRD Bengkulu disediakan melalui Badan Penelitian, Pengembangan dan Statistika Daerah (Balitbang Stada). Di samping itu, DRD Bengkulu mendapat tugas untuk pengawalan. Sistem Inovasi Daerah (SIDa) yang sebaiknya  disinkronisasi Sistem Inovasi Nasional (SiNas) dapat melalui  DRN. SIDa yang dikembangkan berdasarkan komoditas lokal, yaitu: gula aren, kopi, kayu sengon, umbi-umbian, batu cincin, padi lokal unggul. Tahun 2014, DRD Bengkulu  meminta ke Kabupaten/Kota utk mengembangkan SIDa tersebut , terutama terkait dengan sumber teknologi.

Dalam pertemuannya, Sekretaris DRN Iding Chaidir, menyampaikan kegiatan DRN, yang tugas utamanya adalah memberikan masukan tentang arah, prioritas utama dan kebijakan strategis pembangunan iptek kepada Pemerintah, melalui Menristek, dalam bentuk Jakstranas Iptek dan ARN 2015-1019. Dalam kaitannya dengan kegiatan DRD, DRN mempunyai salah satu fokus tugas yaitu menjalin hubungan kemitraan dengan DRN dalam kerangka harmonisasi dan sinkronisasi kebijakan sistem Inovasi di tingkat nasional dan daerah. Dalam kesempatan itu Ketua DRD Bengkulu mengharapkan dukungan baik dari DRN maupun dari Kementerian Ristek serta LPNK-Ristek untuk implementasi SIDa di kabupaten-kabupaten di Bengkulu. (Hty)