BERITA DRN TERKINI

Rabu 13 Desember 2017, Balitbangda Kabupaten Muara Enim melakukan kunjungan kerja ke Dewan Riset Nasional ( DRN ) di Jakarta, dan bertemu langsung dengan Sekretaris Dewan Riset Nasional Bapak Iding Chaidir, maksud dan tujuan Balitbangda Kabupaten Muara Enim adalah berencana membentuk Dewan Riset Daerah ( DRD ) Kabupaten Muara Enim dengan meminta masukan dan pendapat dari DRN. Pendapat Sekretaris DRN sangat mendukung apabila ingin membentukan DRD kabupaten Muara Enim, dan sarannya dalam pemilihan anggotanya harus melibatkan akademisi ( perguruan tinggi/universitas ),para pengusaha/pebisnis setempat, pemerintah daerah, KADIN, tokoh masyarakat yang sangat peduli dengan Iptek, LSM, ormas yang konsen dengan iptek didalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan bersifat netral yang tidak berpihak pada partai atau calon tertentu.

Tugas DRD bukan melakukan riset didaerah akan tetapi memanfaatkan hasil riset daerah yang sudah dilakukan Bappeda dan Balitbangda, juga sebagai penghubung antara akademisi, pengusaha/pebishis dan pemerintah daerah, DRD juga memberi masukan/ pendapatnya kekepala daerah berupa laporan kegiatan DRD tahunan berupa ARD ( Agenda Riset Daerah ). Dari hasil riset menjadikan inovasi Dan menjadikan peningkatan produk unggulan daerah untuk kemajuan perekonomian diKabupaten Muara Enim. ( FA )   

 

 
Lihat Foto Lainnya

 

Selasa 12 Desember 2017, Dewan Riset Daerah ( DRD )  Gorontalo yang diwakili Sekretaris DRD melakukan kunjungan ke Dewan Riset Nasional ( DRN ) di Jakarta, bertemu langsung dengan Ketua Dewan Riset Nasional Bapak Bambang Setiadi dan Sekretaris Dewan Riset Nasional Bapak Iding Chaidir, tujuan DRD Gorontalo ialah ingin meminta masukan dalam rencana kegiatan seminar dan forum yang akan dilakukan DRD Gorontalo sekaligus mengundang Ketua  DRN sebagai pembicara dalam acara seminar mereka nanti.

Saran dari Ketua DRN, Gorontalo merupakan salah satu penghasil Jagung terbesar di Indonesia oleh karena itu didalam seminar nanti perlu mengundang DRD lain yang memiliki jagung, mengundang para akademisi di Gorontalo yang sudah menulis tentang jagung, harus adanya pusat Lab jagung, membuat pusat riset jagung Gorontalo dan perlu  membuat simbolis jagung sebagai ikon di Gorontalo. juga perlu membuat forum DRD se- Sulawesi ( yang membahas Jagung dan rumput laut ) seperti forum DRD se-Sumatera ( yang membahas singkong sebagai pusat unggulan ), forum DRD se- Jawa Tengah dan DRD Jambi ( yang membahas Karet sebagai pusat unggulan ). Sekretaris DRN menyampaikan bahwasannya DRN saat ini sedang membahas system Inovasi dan Inovasi yang sudah mencangkup hilirisasi dari hasil temuan sehingga menjadi komersialisasi ( INOVASI = INVENTION * COMERSIALITATION ) seperti yang di lakukan Korea Selatan yang telah menjadikan Samsung sebagai salah satu pendapatan perekonomian Korea Selatan, serta meningkatkan berbagai sektor unggulan daerah seperti pariwisata, perikanan dan pertanian, Jagung Gorontalo perlu pengawasan dalam pembenihan, budi daya, dan panen,sehingga menjadikan jagung Gorontalo sebagai pusat unggulan jagung Nasional. ( FA )

 
Lihat Foto Lainnya

 

 

Pada hari jumat tanggal 24 November 2017, Dewan Riset Daerah Kabupaten Gunung Kidul berkesempatan berkunjung ke Dewan Riset Nasional di Jakarta dan bertemu dengan Sekretaris Dewan Riset Nasional Bapak Iding Chaidir. Dalam kunjungannya Dewan Riset Daerah Kabupaten Gunung Kidul berencana mengadakan seminar/kegiatan pertemuan disana dengan mengundang Dewan Riset Nasional di dalam seminar tersebut, sekaligus meminta masukan/pandangan dan dukungan dari Dewan Riset Nasional sebagai induk dari Dewan Riset Daerah dalam pengembangan, pembangunan Kabupaten Gunung Kidul.

Masukan dan pendapat Sekretaris Dewan Riset Nasional, bahwasannya Dewan Riset Daerah harus lebih berperan serta di dalam pemikiran, pendapat dan masukannya terhadap kepala Daerah, dengan mendorong pembangunan Iptek berupa pelatihan terhadap pengusaha-pengusaha baru dalam mengembangkan usahanya sehingga menghasilkan suatu produk unggulan,dan dengan mengutamakan produk-produk unggulan daerah, juga memanfaatkan potensi daerah dengan konsep agro wisata, sektor pariwisata di Gunung kidul sangat banyak terdapat di Gunung Kidul seperti gua-gua, pantai, gunung api purba dan pariwisata lainnya dengan bekerja sama dengan berbagai pihak dengan ini pemerintah daerah, swasta dan perguruan tinggi dalam mengembangkan pariwisata daerah. Dewan Riset Nasional juga dapat membantu memfasilitasi apabila DRD Kab Gunung Kidul memerlukan/membutuhkan masukan dari para ahli, dosen, pakar-pakar, peneliti, Risbang sesuai dengan bidangnya. ( FA )       

 
Lihat Foto Lainnya

 

 

Selasa tanggal 28 November 2017, Balitbang Daerah Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung Barat berkesempatan berkunjung ke Dewan Riset Nasional di Jakarta, dan bertemu dengan Sekretaris Dewan Riset Nasional ( DRN ) Bapak Iding Chaidir dan Bapak Utama Kajo ( Anggota Komisi teknis Pangan dan Pertanian ), dalam kunjungannya Balitbang Daerah Kabupaten Tanggamus bertujuan meminta masukan terhadap Dewan Riset Nasional, yang berencana akan membentuk Dewan Riset Daerah ( DRD ) Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung Barat.

Sekretaris DRN mengatakan dasar hukum dari dari DRN dan DRD adalah UU 18/2002, DRN saat ini memliki 63 anggota yang terbagi 8 komisi teknis sesuai bidangnya yang terdiri dari Pemerintahan, akademisi, swasta, pebisnis dan perguruan tinggi. Oleh karena itu apabila Balitbang Kabupaten ingin membuat DRD kabupaten Tanggamus harus membuat pembagian komisi teknis sesuai kebutuhan daerah dengan aspek-aspek berbasis iptek yang dapat membangun system Inovasi daerah dan pertumbuhan ekonomi masyarakat, DRD harus berperan sebagai komunitas iptek yang bertujuan memberi masukan kekepala daerah untuk merancang pertumbuhan ekonomi, hubungan DRN sebagai kemitraan DRD yang selalu berkoordinasi, apabila DRD membutuhkan ahli, pakar yang berkompeten dibidangnya maka DRN siap membantu untuk memfasilitasinya, saran Sekretaris DRN sangat perlu membuat konsorsium riset masyarakat, dengan memanfaatkan sumber daya alam daerah seperti Kopi, kelapa, manggis sebagai produk unggulan daerah dengan melibatkan para petani sebagai mitra DRD juga bisa mengembangkan selain dibidang pertanian, perkebunan perlu juga dipeternakan sebagai kelengkapannya. ( FA )

 
 
Lihat Foto Lainnya

 

Pada hari kamis, 16 November 2017,  Dewan Riset Daerah dan Balitbangda Provinsi Sumatera Barat berkesempatan berkunjung ke Dewan Riset Nasional dan bertemu langsung dengan Ketua Dewan Riset Nasional, Bapak Bambang Setiadi. Pada kesempatan kali ini Dewan Riset Daerah dan Balitbangda Provinsi Sumatera Barat yang diwakili oleh Wakil ketua Dewan Riset Daerah dan perwakilan Balitbangda Provinsi Sumatera Barat yang berencana akan mengadakan Seminar Dewan Riset Daerah di Sumatera Barat. Oleh karena itu meminta masukan dari Dewan Riset Nasional Sebagai pertimbangan Dewan Riset Daerah dan Balitbangda untuk kemajuan Provinsi Sumatera Barat.

Pendapat dan Masukan dari Ketua Dewan Riset Nasional apabila DRD akan mengadakan pertemuan dan seminar didaerah harus mengangkat isu-isu aktual yang sedang ramai diperbincangkan didaerah tersebut, dengan sekanario seminar/pertemuan sebagai mencari solusi dalam akar permasalahan yang ada, dan dalam peran DRD perlu dipertegas ditekankan kedekatan hubungan baik dengan pimpinan / Kepala daerah tersebut. bahwasannya DRD itu dapat memberi masukan, pendapat dan pandangannya ke Gubernur langsung untuk kemajuan daerahnya, seperti yang dilakukan DRD Jawa Timur yang selalu menjalin hubungan dengan Gubernurnya, masukan dari DRD Jawa Timur sering dijadikan Peraturan Daerah ( Perda ) oleh Gubernur, dan apabila di Sumatera Barat mengandalkan Pariwisata Daerah dapat mengurus wisata daerah dengan baik untuk menjaring strategi turis yang akan datang ke Sumatera Barat juga dapat mengangkat Isu-isu dan permasalahan politik di Sumatera Barat menjelang pemilihan kepala daerah di Sumatera Barat. ( FA )

 
Lihat Foto Lainnya