|
Graha Widya Bhakti Menghangat, 21-23 Juli 2009
Tinjauan Program Insentif 2010
Kesibukan tampak sejak pagi hari, peneliti peserta presentasi tampak berdatangan ke meja front desk dan mengecek jadwal. Di sudut lain panitia bergegas menyiapkan projector dan laptop di ruangan-ruangan presentasi.
Dewan Riset Nasional dan Kementerian Negara Riset dan Teknologi baru saja selesai menyelenggarakan seleksi presentasi di Puspiptek – Serpong. Dalam tiga hari berturut-turut pada tanggal 21-23 Juli 2009, 564 proposal penelitian terpilih berdasarkan seleksi on-line yang berasal dari berbagai kelompok institusi di seluruh Indonesia untuk mempresentasikan kepada Tim Pakar substansi kegiatannya dan diseleksi tahap kedua untuk dibiayai oleh APBN. Graha Widya Bhakti Puspiptek Serpong menjadi hangat oleh antusiasme dan semangat yang terpancar dari peneliti-peneliti Indonesia yang disambut dengan keingintahuan dan diskusi serta argumentasi membangun dari pakar-pakar di bidangnya yang dalam hal ini berposisi sebagai reviewer proposal penelitian dan penilai presentasi.
Program Insentif merupakan suatu instrumen pengembangan iptek dan sebagai upaya untuk menjembatani kondisi dari penghasil teknologi di mana sumber daya iptek masih terbatas, rendahnya daya serap iptek pada sektor industri, dan belum efektifnya sistem komunikasi antara lembaga penelitian, pengembangan dan penerapan teknologi di sektor industri. Sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Program Insentif tahun ini dikelola secara sinergi oleh Dewan Riset Nasional (DRN) dan Kementrian Negara Riset dan Teknologi (KNRT) dimana DRN mengelola aspek substansi dan KNRT berperan dalam mengelola aspek administratif.
Untuk itu, seperti tertera pada Agenda Riset Nasional 2006-2009 agar hasil dari program insentif ini lebih terarah dan sesuai dengan prioritas yang ditetapkan, beberapa perubahan dilakukan. Dalam hal usulan proposal, pengusul diarahkan untuk melakukan penelitian sesuai produk target dan kegiatan penelitian yang sudah ditawarkan pada Buku Pedoman Program Insentif edisi 4. Selain itu, untuk terjadinya percepatan dalam inovasi dan penerapan iptek dalam industri, pada program insentif 2010 ini usulan kegiatan di wilayah Riset yang bersifat Peningkatan Kapasitas Iptek Sistem Produksi (KP) dan Percepatan Difusi dan Pemanfaatan Iptek (DF) mendapat perhatian khusus dalam setiap tahapan seleksi. Kegiatan-kegiatan penelitian yang diseleksi mencakup enam bidang fokus prioritas, yaitu:a) Ketahanan Pangan; b) Sumber Energi Baru & Terbarukan; c) Teknologi dan Manajemen Transportasi; d) Teknologi Informasi dan Komunikasi; e) Teknologi Pertahanan dan Keamanan; dan f) Teknologi Kesehatan dan Obat.
Tahun ini Program Insentif membuka pendaftaran pada tanggal 1 Maret hingga 1 Mei 2009, di mana terjaring 3749 proposal dari berbagai lembaga penelitian baik dari Litbang Departemen, Non Departemen, Litbangda, Perguruan Tinggi dari berbagai daerah mulai dari NAD hingga Papua.
Setelah melalui tahap seleksi administrasi dan penilaian abstrak proposal, hingga saat ini tercatat 564 proposal penelitian yang lolos tahap presentasi. Dari 564 proposal yang sudah dipresentasikan ini masih akan diseleksi selanjutnya mengevaluasi usulan biaya penelitian. Diharapkan proposal yang akan diterima untuk dibiayai APBN 2010 dapat diumumkan sekitar bulan Oktober – November 2009.
Kami dari DRN mengucapkan selamat kepada peserta seleksi yang telah berhasil hingga ke tahap seleksi presentasi 21-23 Juli 2009. Nantikan update seleksi Program Insentif 2009 selanjutnya di website kami. |